Sharing is caring!

Sulit dan susahnya penegakkan hukum di Indonesia sudah diawali dari pembuatan peraturan perundang-undangan ini sendiri yaitu :

Pembuatan peraturan perundang-undangan tidak memberi perhatian yang cukup apakah aturan yang dibuat nantinya bisa dilaksanakan dengan baik dan benar atau tidak. Pembuat peraturan perundang – undangan telah melakukan
mengambil asumsi aturan yang dibuat akan dengan sendirinya dapat berjalan, tanpa melihat situasi dan kondisi kemampuan masyarakat. Sehingga timbul ungkapan peraturan atau perundang-undangan dibuat bukan untuk dipatuhi tapi untuk dilanggar, kadang masyarakat merasa bangga apabila sudah mampu melanggar aturan yang berlaku. Peratuan perundang-undangan kerap dibuat secara tidak realistis. Ini sering terjadi terhadap pembuatan peraturan perundanmg-undangan yang merupakan pesanan dari elit politik Negara Asing maupun lembaga keuangan Internasional. Disini peraturan perundang-undangan dianggap sebagai komoditas.

Masyarakat Pencari Kemenangan bukan Keadilan

Masyarakat Indonesia terutama yang berada di kota-kota besar bila mereka berhadapan dengan proses hukum akan melakukan berbagai upaya agar tidak dikalahkan atau terhiindar dari hukuman. Kenyataan ini mengindikasikan masyarakat di Indonesia sebagai masyarakat pencari kemenangan, bukan pencari keadilan sebagai kemenangan, tidak heran bila semua upaya akan dilakukan baik yang sah maupun yang tidak, semata-mata untuk mendapat kemenangan.

Tipologi masyarakatt pencari kemenangan merupakan problem bagi penegakkan hukum, terutama bila aparat penegak hukum kurang berintegarsi dan rentan disuap, masyarakat pencari kemenangan akan memanfaatkan kekuasaan dan uang agar memperoleh kemenangan atau terhindar dari hukuman. Hukum tidak akan tegak selama masyarakat mencari kemenangan.

Penegakan Hukum sebagai komoditas Politik

Penegakan Hukum di Indonesia telah menjadi komoditas politik. Pada masa orde baru penegakkan hukum sebagai komoditas politik sangat merajalela. Penegakan hukum diatur karena kekuasaan menghendaki. Aparat penegak Hukum didikte oleh kekuasaan, bahkan diintervensi dalam menegakkan hukum.

Penegakkan hukum akan dilakukan secara tegas karena penguasa memerlukan Hukum yang sah untuk melawan kekuatan pro demokrasi atau pihak-pihak yang membela kepentingan rakyat. Tetapi penegakkan hukum akan dibuat melemah oleh kekuasaan bila pemerintah atau elite politik yang menjadi pesakitan.

Problema lain lemahnya penegakkan hukum adalah perlakuan diskriminatif.

Tersangka koruptor dan tersangka pencuri sandal akan mendapat perlakuan dan sanksi yang berbeda. Tersangka yang mempunyai status sosial yang tinggi ditengah-tengah masyarakat akan diperlakukan secara istimewa. Pengakkan hukum seolah-olah hanya berpihak pada si kaya tetapi tidak pada si miskin. Bahkan hukum berpihak pada mereka yang memiliki jabatan dan koneksi dan para pejabat hukum atau akses terhadap keadilan.

Pengacara tahu hukum versus Pengacara Tahu hakim

Dunia pengacarapun tidak terbebas dari masalah penegakkan Hukum . Dalam dunia pengacara menurut Hemat Lembakum Anak Negeri dapat dibedakan pengacara yang ideal dan pengacara yang nekad, dengan istilah lain biasa diartikan pengacara yang tahu Hukum dan pengacara yang kenal hakim jaksa dan kepolisian.

Mengingat tipologi masyarakat di Indonesia sebagai pencari kemenangan bukan mencari keadilan, maka sudah sifatnya apabila berhadapan dengan hukum mereka lebih suka dengan pengacara yang tahu hakim (koneksi) daripada pengacara yang tahu hukum. Hal ini dikarenakan mereka ingin menang dan tidak ingin memperoleh keadilan. Ketika kita ada di luar lingkaran kepentingan , idealisme dan adrenalin ttg Rule Of Law terpacu sangat tinggi.Namun sdh menjadi rahasia umum ketika kita sdh terperosok berada dalam lingkaran birokrasi dan kepentingan semua itu terkesan tersublimasi dan menguap di terpa angin kepentingan.
Semoga semua keluarga besar Lembakum Indonesia yg saya cintai dan saya hormati bukanlah sosok sosok yg seperti itu, karena saya yaqin saudara2ku ini adalah pioner pioner penegak keadilan bukan pencari kemenangan semata..

Foundation Of Justice
Lembakum Indonesia…

Lembakum-indonesia