Pencemaran lingkungan hidup, pidana Lingkungan dan strategi solusi penyelesaian GNH-LI


Sharing is caring!

Pencemaran lingkungan hidup adalah masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga melampaui baku mutu lingkungan hidup yang telah ditetapkan

Analisis mengenai dampak lingkungan hidup (AMDAL)

Amdal adalah: kajian mengenai dampak penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan.

Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)

B3 adalah: zat, energi, dan/atau komponen lain yang karena sifat, konsentrasi, dan/atau jumlahnya, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat mencemarkan dan/atau merusak lingkungan hidup, dan/atau membahayakan lingkungan hidup, kesehatan, serta kelangsungan hidup manusia dan makhluk hiduplain.

Baku Mutu Air

Baku Mutu Air adalah: ukuran batas atau kadar makhluk hidup, zat, energi,atau komponen yang ada atau harus ada,dan/atau unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya di dalam air.

Baku Mutu Air Limbah

Baku Mutu Air Limbah adalah: ukuran batas atau kadar polutan yang ditenggang untuk dimasukkan ke media air .

baku mutu air laut

baku mutu air laut adalah: ukuran batas atau kadar makhluk hidup, zat, energi, atau komponen yang ada atau harus ada dan/atau unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya di dalam air laut.

baku mutu gangguan

baku mutu gangguan adalah ukuran batas unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya yang meliputi unsur getaran, kebisingan, dan kebauan.

baku mutu udara ambien

baku mutu udara ambien adalah: ukuran batas atau kadar zat, energi, dan/atau komponen yang seharusnya ada, dan/atau unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam udara ambien.

baku mutu emisi

baku mutu emisiadalah ukuran batas atau kadar polutan yang ditenggang untuk dimasukkan ke media udara.

Baku mutu lingkungan hidup

Baku mutu lingkungan hidup adalah: “ukuran batas atau kadar makhluk hidup, zat, energi, atau komponen yang ada atau harus ada dan/atau unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam suatu sumber daya tertentu sebagai unsur lingkungan hidup”

Dumping (pembuangan)

Dumping (pembuangan) adalah kegiatan membuang, menempatkan, dan/atau memasukkan limbah dan/atau bahan dalam jumlah, konsentrasi, waktu, dan lokasi tertentu dengan persyaratan tertentu ke media lingkungan hidup tertentu.

Izin lingkungan

Izin lingkungan adalah izin yang diberikan kepada setiap orang yang melakukan usaha dan/atau kegiatan yang wajib amdal atau UKL-UPL dalam rangka perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup sebagai prasyarat untuk memperoleh izin usaha dan/atau kegiatan.

Lingkungan hidup adalah: “kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi alam itu sendiri, kelangsungan perikehidupan, dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain.”

Limbah adalah sisa suatu usaha dan/atau kegiatan,

Limbah B3 adalah sisa suatu usaha dan/atau kegiatan yang mengandung B3.

Kerusakan lingkungan hidup adalah: “perubahan langsung dan/atau tidak langsung terhadap sifat fisik, kimia, dan/atau hayati lingkungan hidup yang melampaui kriteria baku kerusakan lingkungan hidup tindakan orang yang menimbulkan perubahan langsung atau tidak langsung terhadap sifat fisik, kimia, dan/atau hayati lingkungan hidup sehingga melampaui kriteria baku kerusakan lingkungan hidup, Setiap orang adalah orang perseorangan atau badan usaha, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum

DASAR HUKUM KETERPADUAN PENEGAKAN HUKUM PIDANA LINGKUNGAN

Lahirnya Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup menggantikan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup merupakan jawaban atas persoalan lingkungan yang semakin kompleks.

Indonesia yang terletak pada posisi antara dua benua dan dua samudera memberikan andil tentang pentingnya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, Pembangunan merupakan ujung tombak peningkatan kesejahteraan rakyat, hal itu harus menjadikan perhatian demi keberlanjutan fungsi lingkungan.

Persoalan utama dari pembangunan adalah meningkatnya resiko terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan,  sehingga menyebabkan menurunnya kualitas lingkungan yang berdampak pada daya dukung dan daya tampung lingkungan.

Maraknya persoalan pencemaran atau kerusakan lingkungan merupakan suatu persoalan baru dalam penegakan hukum lingkungan,  Pelaku tindak pidana lingkungan biasanya dilakukan oleh orang yang mempunyai akses terhadap sumber daya ekonomi dan politis sehingga mempengaruhi proses penegakan hukum lingkungan.

Penegakan hukum pidana dalam konteks hukum lingkungan bersifat ultimum remedium. Dimana instrumen pidana merupakan solusi terakhir atas kejahatan lingkungan yang dilakukan oleh orang (orang perseorangan dan/atau badan usaha yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum). Hukum lingkungan juga mendayagunakan hukum administrasi dan hukum perdata sebagai alat untuk meminimalisir kejahatan lingkungan.

Undang-Undang No.32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup telah mengantisipasi persoalan koordinasi dalam penengakan hukum lingkungan, Sebab sudah menjadi rahasia umum bahwa koordinasi antar aparat penegak hukum yang belum maksimal, sehingga perlu diatur secara rigid dalam pasal 95.

Penegakan hukum lingkungan yang terpadu antara penyidik pegawai negeri sipil, kepolisian dan kejaksaan dibawah koordinasi Menteri Negara lingkungan Hidup, merupakan suatu upaya sungguh-sungguh agar penegakan hukum lingkungan dapat berjalan efektif, efisien serta berhasil dan berdaya guna.

Bentuk kerjasama antara penyidik pegawai negeri sipil dengan penyidik polri berupa bantuan personil, bantuan personil dalam rangka eksekusi putusan, bantuan laboratorium lingkungan atau ahli, disisi lain polri sebagai koordinator pengawas penyidik pegawai negeri sipil memberikan bantuan dalam bentuk laboratorium forensik, identifikasi, dan psikologi, bantuan personil penyidik, bantuan peralatan, upaya paksa, penitipan tahanan serta pengamanan barang bukti maupun tersangka atau terdakwa, serta bentuk kerjasama dengan jaksa menyangkut asistensi dan konsultasi dalam penerapan konstruksi hukum sebelum atau selama proses penyidikan.

Harmonisasi antar penegak hukum dalam penegakan hukum lingkungan sebagaimana dimaksud diatas merupakan suatu hal yang mesti diwujudkan, sebab persoalan lingkungan bukan lagi suatu hal yang abstrak melainkan nyata dirasakan oleh masyarakat. Sehingga lingkungan yang sehat dan dapat mendukung perikehidupan dimasa sekarang maupun masa depan dapat kita nikmati untuk kita maupun generasi mendatang

 

 

 

Indonesia hijau dan kelestarian alam hakiki adalah hak bumi pertiwi yg seharusnya kita jaga kelestariannya dengan hati yang ikhlas dan Tulus berikut MANANFAAT POHON:


1.Membersihkan udara dari partikel yang mencemarinya

Penelitian dari Davey Institute dan Departemen Kehutanan AS mengemukakan bahwa pohon yang berada di perkotaan mampu membersihkan udara dari partikulat kotor, sehingga bisa menyelamatkan satu kehidupan per tahun di tiap kotanya.

2. Menciptakan lapangan kerja

Menurut data ILO, sekitar 13,2 juta orang bekerja di sektor kehutanan, dan masih banyak orang yang bekerja di sektor lain yang masih berkaitan dengan hutan dan pohon.

3. Menyediakan air bersih

Pohon atau hutan memiliki sistem filtrasi yang dapat menyimpan dan memproses alami hampir seluruh pasokan air bersih yang dibutuhkan manusia.

4. Menurunkan pencemaran udara

Sebuah pohon dapat menyerap sebanyak 48 ton karbondioksida per tahun, bahkan manfaat sebatang pohon dapat menyerap satu ton karbondioksida pada saat ia berusia 40 tahun.

5. Mengurangi tingkat kriminalitas

Menurut Discover Magazine, sebuah lingkungan yang memiliki banyak pohon akan memiliki tingkat kejahatan lebih rendah. Hal tersebut disebabkan karena ruang hijau memiliki efek menenangkan sehingga mendorong orang untuk menghabiskan banyak waktunya merasakan kesegaran dari pohon-pohon yang ada.

6. Meningkatkan nilai properti

Nilai properti di daerah yang dekat dengan taman terbuka hijau atau memiliki banyak pohon akan lebih tinggi sebesar 7% – 25% dibandingkan area yang tandus tanpa pepohonan. Karena kecenderungan orang lebih tertarik membeli atau membangun rumah di dekat area taman yang memiliki banyak pohon.

7. Menyehatkan mental

Beberapa studi menemukan bahwa terhubung dengan alam akan meningkatkan aspek kognitif manusia. Selain itu, terkoneksi dengan alam yang menyediakan banyak pohon bisa mendisiplinkan diri. Bahkan, sebuah studi menemukan pasien rumah sakit yang dapat melihat pohon di luar jendela akan dirawat 8% lebih cepat dibandingkan dengan pasien yang terkurung dalam ruangan.

8. Mengendalikan suhu dan kelembaban

Dengan menanam pohon berarti mengurangi terciptanya konsentrasi panas yang berlebihan akibat dari polusi udara. Karena pohon dapat mengendalikan suhu dan memberikan kelembaban pada udara.

9. Mencegah banjir atau bencana alam lainnya

Pohon-pohon yang berada di daerah tinggi mampu menyimpan air hujan dalam jumlah besar, sehingga bisa mencegah terjadinya banjir atau longsor. Untuk di daerah pantai, pohon bakau akan berperan mencegah terjadinya abrasi.

10. Habitat binatang liar

Adanya pohon dan hutan menjadi habitat bagi binatang liar untuk mengembangbiakkan populasi mereka di alam semesta ini.

Dari 10 manfaat pohon di atas, semoga bisa membuat kita sadar arti pentingnya pepohonan bagi kehidupan kita. Terjadinya banyak bencana alam di sekitar kita, salah satunya disebabkan oleh lahan yang seharusnya menjadi tempat pohon-pohon tegak berdiri dialihfungsikan untuk pemukiman dan industri.

Berkarya dengan Menanam adalah suatu karya yang mempunyai manfaat “Multi Efek”.

=======>

Selain nilai ekonomi yang didapatkan, nilai ekologi seperti energy yang dihasilkannya berdampak dapat mencegah bencana akibat kemurkaan Alam, seperti Banjir, Erosi, Pemanasan global, dll, serta juga dapat membuat jadi satu penyeimbang utama bagi semua unsur di alam semesta ini. Pelaku dari karya yang besar ini adalah Petani.

Petani adalah Pahlawan yang terlupakan bahkan seringkali dilupakan, Pemerintahpun selaku pemegang mandat kuasa kepercayaan dari Rakyat, untuk mengelola Negeri ini, begitu sulit diharapkan untuk mengupayakan peluang hidup mandiri dengan memberdayakan serta meningkatkan kesejahteraan mereka. Oleh karena itu kesadaran untuk peduli dan ikut berperan  dalam menanggulangi permasalahan ini, dari semua pihak sangat dibutuhkan. Ketidak percayaan dan trauma pada program yang diluncurkan di waktu sebelumnya muncul di benak mereka. Berontak dalam diri untuk Mandiri tidak bergantung/berharap, mulai terpatri dalam hati mereka. Tapi apa daya dengan keterbatasan ilmu pengetahuan dan pembiayaan menjadi hambatan untuk pencapaian kemandirian itu. kesuksesan dalam pertanian yang jadi cita-cita nya, hanya sebuah mimpi dan angan semata, terbersit dalam hati mereka, bahwa kesuksesan tersebut mustahil untuk di capai kalau kondisi moral dan mental masih seperti sekarang ini . Pahadal kalau kita sadari dengan kebeningan hati, sebenarnya Mereka adalah Bagian utama dari pemilik Negeri tapi apa daya mereka terjajah di negerinya sendiri.
Rasa Kepedulian terlahir dari kesadaran pemikiran akibat melihat serta mendengar kondisi Diri dan situasi lingkungan yang nyata bahwa banyak hal yang telah terjadi dan itu menyimpang dari aturan yang sesungguhnya.

Kebersamaan untuk bahu membahu menjadi kunci solusi dari semua permasalahan ini. Persatuan dari semua komponen masyarakat yang mempunyai kesadaran dan kemampuan untuk memberikan solusi, mengenai ilmu pengetahuan dan pembiayaan sangat diharapkan. guna terciptanya suatu kemakmuran dan kesejahteraan bersama, sebagai implementasi dari Makhluk yang diciptakan sempurna oleh Tuhan yang maha Esa

Kiranya sudah tepat waktu bagi kita semua melangkah dan bergandeng tangan untuk bersama-sama menjadi solusi bagi semua Masalah melalui Potensi yang ada dengan bergerak bersama Lembaga Perkumpulan Gerakan Nusantara Hijau Lembakum Indonesia (GNH-LI ) dalam Program yang di luncurkannya.

Program kami :

Mang DAPI (Data Analisis Pohon Indonesia)

 

 

INSENERATOR

A. PENGERTIAN

Insenerator / Incinerator adalah suatu alat pembakar sampah yang di operasikan dengan menggunakan teknologi pembakaran pada suhu tertentu, sehingga sampah dapat terbakar habis.

Insenerator merupakan peralatan pemusnah sampah khusus yang bekerja pada suhu yang tinggi, sehingga dapat menghancurkan sampah – sampah berbahaya dan beracun ataupun sampah – sampah infeksi, sehingga sisanya dapat dibuang dengan aman ke tempat pembuangan sampah umum.

Insenerator  ini memiliki ruang pembakaran, tempat sampah yang akan dibakar. Pada chamber terdapat saluran untuk mengalirkan bahan bakar juga dilengkapi saluran untuk mengalirkan udara dari blower, yang diperlukan pada proses pembakaran, pembakaran ini dilakukan pada chamber tertutup, untuk menghindari bahaya toksin maupun infeksi dari sampah yang akan dimusnahkan. Proses pembakaran ini memerlukan waktu yang bervariasi, tergantung jenis sampahnya serta volume sampah yang akan dimusnahkan. Pada incinerator, biasanya memiliki dua buah ruang pembakaran untuk membakar obyek dan membakar asap sebelum difilter, sehingga sisa – sisa karbon dari pembakaran yang terbawa asap akan semakin berkurang, sehingga gas CO yang dihasilkan juga semakin berkurang, dan tidak membahayakan bagi lingkungan.

Jenis insinerator yang biasanya digunakan untuk limbah rumah sakit adalah jenis controlled-air ,yang dikenal di pasaran sebagai pembakaran secara starved air atau secaramodular atau secara pyrolytic. Sistem ini disebut demikian karena jenis ini dioperasikan dengan dua ruangan yang bekerja secara seri. Ruangan pertama (bagian limbah padat) difungsikan padakondisi substoichiometris (beberapa jenis dijumpai juga pada model kiln), sedang ruangan kedua (bagian limbah gas) di fungsikan pada kondisi udara yang berlebih.

B. Fungsi insenerator

insenerator
fungsi dari penggunaan insenerator ini adalah

1. Untuk menghancurkan sampah – sampah berbahaya dan beracun ataupun sampah – sampah infeksi, sehingga sisanya dapat dibuang dengan aman ke tempat pembuangan sampah umum.

2. Mendestruksi materi-materi yg berbahaya seperti mikroorganisme pathogen dan meminimalisir pencemaran udara yg dihasilkan dari proses pembakaran sehingga gas buang yg keluar dari cerobong  menjadi lebih terkontrol dan  ramah lingkungan.

C. PRINSIP / MEKANISME KERJA insenerator

prinsip kerja Insenerator Proses insenerasi akan berlangsung melalui 3 tahapan, yaitu:

1) Tahapan pertama adalah  membuat air dalam sampah menjadi uap air, hasilnya limbah menjadi kering dan siap terbakar.

2) Selanjutnya terjadi proses pirolisis, yaitu pembakaran tidak sempurna, dimana temperature belum terlalu tinggi.

3) Fase berikutnya adalah pembakaran sempurna. Ruang bakar pertama digunakan sebagai pembakar limbah, suhu dikendalikan antara 400OC-600OC.
Ruang bakar kedua digunakan sebagai pembakar asap dan bau dengan suhu antara antara 600OC-1200OC.

Suplay oksigen dari udara luar ditambahkan agar terjadi oksidasi sehingga materi-materi limbah akan teroksidasi dan menjadi mudah terbakar, dengan terjadi proses pembakaran yg sempurna, asap yg keluar dari cerobong menjadi transparan.

D. CARA KERJA Insenerator

1. Switch pompa di “on” kan lebih dahulu agar sirkulasi air dialat scrubber dapat berjalan dengan baik dan lancar.

2. Masukkan limbah padat yang sudah dimampatkan dan dibungkus kantong ( bukan bahan dari Plastik ) kedalam ruang pembakaran, Jarak kantong terhadap ujung burner paling dekat 30 cm, agar tidak menutup lubang nozzel dari burner.

3. Tutup daun pintu incinerator sampai bisa rapat, sehingga “limit switch” bisa bekerja dengan baik, dan burner bisa menyala dengan baik

4. Aturlah timer (waktu kerja) sesuai waktu yang dikehendaki. Secara automatik, incinerator akan bekerja sesuai dengan waktu yang telah diatur tersebut. Matikan tombol POWER On-Off terlebih dahulu dan hidupkan tombol ”on” tersebut guna melakukan pembakaran berikutnya.

5. Setting pengatur suhu ( temperature Controler ) pada posisi 800 derajat Celcius atau suhu yang dikehendaki di dalam ruang bakar. Burner akan secara otomatis menyesuaikan suhu yang telah diset

6. Selesai operasi pembakaran switch pada stop kontak (sumber listrik ) dimatikan, supaya tidak ada pengaruh listrik lagi pada incinerator. Juga umur pakai perangkat otomatis lebih panjang dan tidak cepat rusak

7. Hasil pembakaran atau abu dikumpulkan dengan kantong untuk di bawa ke TPA (Tempat Pengolahan Akhir ) kemudian dilakukan solidifikasi

Insenerator adalah metode penghancuran limbah organik dengan melalui pembakaran dalam suatu sistem yang terkontrol dan terisolir dari lingkungan sekitarnya. Insinerasi dan pengolahan sampah bertemperatur tinggi lainnya didefinisikan sebagai pengolahan termal. Insinerasi material sampah mengubah sampah menjadi abu, gas sisa hasil pembakaran, partikulat, dan panas. Gas yang dihasilkan harus dibersihkan dari polutan sebelum dilepas ke atmosfer.

Sahabat NKRI Rakyat pemegang amanah dari-Nya atas kendali hukum aturan waktu untuk dapat menentukan hukum pengendalian atas pengaturan ruang yang akan menjadi Garis besar haluan hidup menuju tata ruang kehidupan berkondisi hidup aman dan selamat serta bersituasi lingkungan nyaman dan menyelamatkan.

Pemerintah -> pemegang amanah dari Rakyat /Rohayat atas kendali hukum aturan waktu untuk dapat menentukan hukum pengendalian pengaturan ruang yang menjadi Garis besar haluan Negara menuju kondisi hidup yang aman dan selamat buat rakyat serta situasi lingkungan yang nyaman dan menyelamatkan bagi rakyat, Apa yang kurang dan salah, ketika kondisi hidup aman dan nyaman serta situasi lingkungan nyaman dan menyelamatkan, tidak di dapatkan oleh Rakyat, Dasar dari pelaksanaan kepercayaan atas amanat rakyat, berpijak pada keinginan diri selaku seorang pribadi yang lebih mengutamakan untuk kepentingan kepuasan atas mimpi pribadi nya sebagai pemilik kuasa atas kesenangan dan kemakmuran, sehingga penentuan sebuah keputusan atas hukum aturan waktu yang ditetapkan untuk diberlakukan tidak berkeadilan, terindikasi ada keberpihakan pada kepentingan yang dapat memenuhi kebutuhan kesenangan dan kemakmuran nya, bentuk dari rupa kesewenang-wenangan atas kekuasaan pun terjadi. Kesenangan dan kemakmuran sudah terwakili oleh para pemegang amanah rakyat, ironis sekali rakyat/rohayat selaku pemilik kedaulatan atas amanah Tuhan Yang maha kuasa, jauh dari kesenangan dan kemakmuran.
Petani adalah bagian dari Rakyat sebagai pemilik hak atas kesenangan dan kemakmuran itu, pertanyaan besar ketika
” Tanpa Petani Negara Makan Apa “Hukum Aturan waktu kehidupan (Nurani) adalah rupa dari wujud yang sudah sedang akan difahami oleh sang hidup (nalar) agar terlahir keadilan dalam hidup dikehidupan

Hukum pengaturan ruang kehidupan (Ruhani) adalah rupa dari wujud yang sudah sedang akan dimengerti sang Hurip (Naluri) agar terlahir kebijaksanaan dalam gerak hidup di pergerakan kehidupan

Salam persaudaraan dan persahabatan hijau kita semua memiliki kewajiban atas kepedulian terhadap permasalahan lingkungan, lingkungan alam yang baik, efek dari aman nyaman, segar, adem dll, bukan hanya di rasakan oleh satu wilayah itu saja, tp efek nya luar biasa akan mennyebar seluas luasnya kesucian hati dalam mengendalikan 4 unsur alam, satu Target do’a kerja GNH-LI, berupaya menjadikan petani rupa dari wujud sebagai ” Penyedia Jasa Lingkungan ” , yang berhak mendapatkan penghargaan dan perhatian dalam bentuk pembayaran dari para ” pemanfaat jasa lingkungan “.

Semuanya takkan bisa tercapai, tanpa bekerja sama-sama dan sama-sama bekerja denhan para saudara dan sahabat ku sekalian di GNH-LI.

Mari eratkan barisan menjadi kekuatan hijau yang mampu berguna dan bermanfaat bagi banyak orang, terutama masyarakat( pembina Yli, ketua umum/sekjen GNH-LI )

Silahkan bergabung di WAG GNH-LI bagi sahabat yang peduli lingkungan :

https://chat.whatsapp.com/2MJLpvQXxHJ2NnxxjIfPc3

Lembakum-indonesia